Hari Ulang Tahun MTs Ma’arif Sukosari didasarkan pada tanggal pendirian atau berdirinya lembaga pendidikan.

  1. Tanggal Penting:
    • 15 Juli 1987: Tanggal berdirinya Madrasah Tsanawiyah Ma’arif.
    • 17 Juli 1987: Tanggal penerimaan Piagam Pengesahan dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cabang Ponorogo.
  2. Penetapan Hari Ulang Tahun:

Perayaan HUT MTs Ma’arif Sukosari yang jatuh pada tanggal 15 Juli setiap tahunnya akan menandai tahun berdirinya lembaga sejak 1987. Pada Bulan Juli tahun 2026, MTs Ma’arif Sukosari akan merayakan HUT ke-38 (2026 – 1987 = 39 tahun).

uapacara peringatan hari pahlawan

Upacara Hari Pahlawan

 

Semangat Pahlawan Kobarkan Jiwa Pelajar, MTs Ma’arif Sukosari Gelar Upacara Peringatan 10 November 2025

Sukosari, 10 November 2025 – Seluruh keluarga besar MTs Ma’arif Sukosari pagi ini melaksanakan upacara bendera hari Senin yang terasa lebih khidmat dan sarat makna. Upacara ini digelar secara khusus untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November, momen bersejarah yang mengingatkan seluruh rakyat Indonesia pada perjuangan heroik di Surabaya pada tahun 1945.

Puluhan siswa dan guru tampak berbaris rapi di lapangan madrasah. Nuansa patriotisme sangat terasa ketika bendera Merah Putih dikibarkan dan diikuti dengan prosesi mengheningkan cipta selama 60 detik secara serentak, mendoakan para pahlawan yang telah gugur mendahului.

Dalam amanatnya, Kepala Madrasah, Bapak Suharto, M.Pd., yang bertindak sebagai Pembina Upacara, menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Beliau menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial, tetapi ajang untuk meneladani nilai-nilai luhur perjuangan.

“Anak-anakku sekalian, para pahlawan kita telah mengorbankan segalanya, darah, harta, bahkan nyawa demi satu kata, yaitu Kemerdekaan. Mereka berjuang di medan perang dengan gagah berani,” ujar Bapak Suharto dengan suara tegas.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa perjuangan di era kini telah berubah bentuk. “Kalian adalah pahlawan masa kini. Tugas kalian bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengangkat harkat dan martabat bangsa melalui prestasi, integritas, dan budi pekerti yang luhur,” tambahnya.

Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk melawan ‘penjajahan’ modern, yaitu malas, apatis, dan perpecahan. Semangat kepahlawanan harus diwujudkan dengan rajin belajar, menjaga persatuan di tengah perbedaan, dan senantiasa berbakti kepada orang tua serta guru.

Upacara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Calvinno, siswa kelas 8, memohon agar jasa para pahlawan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan semangat perjuangan mereka terus mengalir dalam sanubari generasi penerus MTs Ma’arif Sukosari.

“Melalui upacara ini, kami berharap para siswa MTs Ma’arif Sukosari dapat menjadikan semangat Hari Pahlawan sebagai motor penggerak untuk menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia,” tutup Pak Suharto.

AKSI GIZI MTs. MA’ARIF SUKOSARI

MTs Ma’arif Sukosari dan Puskesmas Sukosari Gelar Aksi Gizi, Siswa Diajak Hidup Sehat Sejak Dini

Sukosari (5/11) – MTs Ma’arif Sukosari bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Sukosari sukses menggelar kegiatan Aksi Gizi pada Rabu, 5 November 2025. Aksi ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menanamkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat dan gizi seimbang di kalangan pelajar, sekaligus sebagai langkah pencegahan penyakit, termasuk stunting dan anemia.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru MTs Ma’arif Sukosari ini diawali dengan rangkaian aktivitas fisik yang menggembirakan. Tepat pukul 08.30 WIB, puluhan pelajar tampak antusias mengikuti Senam Kesehatan Bersama di lapangan sekolah. Aktivitas ini bertujuan untuk mendorong kebiasaan berolahraga dan mengawali hari dengan tubuh yang bugar.

Setelah berolahraga, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Sarapan Pagi Bersama. Para siswa diwajibkan membawa bekal makanan dari rumah dengan menu gizi seimbang, sesuai arahan yang telah diberikan sebelumnya. Momen ini dimanfaatkan untuk mengedukasi siswa tentang konsep “Isi Piringku” dan pentingnya asupan nutrisi yang lengkap sebagai penunjang konsentrasi belajar dan tumbuh kembang optimal.

oplus_131074

Puncak acara Aksi Gizi ini adalah sesi Sosialisasi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang disampaikan langsung oleh tim tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Sukosari. Dalam sesi tersebut, petugas Puskesmas memberikan penyuluhan mendalam mengenai jenis-jenis PTM, faktor risiko, serta cara-cara pencegahan sederhana yang dapat diterapkan sejak usia remaja.

Kepala MTs Ma’arif Sukosari, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi dengan Puskesmas Sukosari. “Kegiatan Aksi Gizi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan komitmen kami untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga sehat secara fisik. Kami berharap, kebiasaan sehat yang diawali hari ini dapat terus berlanjut di rumah dan menjadi bekal hidup mereka,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari UPTD Puskesmas Sukosari menekankan pentingnya peran sekolah dalam edukasi kesehatan. “Remaja adalah aset bangsa. Dengan membiasakan mereka sarapan sehat dan aktif secara fisik, serta memberikan pemahaman tentang PTM sejak dini, kita sedang berinvestasi untuk masa depan yang lebih sehat,” jelasnya.

Rangkaian Aksi Gizi di MTs Ma’arif Sukosari ditutup dengan komitmen seluruh peserta didik untuk menjadikan sarapan bergizi, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

DIKLAT TAJWID

DIKLAT ILMU TAJWID

Diklat Ilmu Tajwid dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2025 MTs Ma’arif Sukosari

Sukosari, 22 Oktober 2025

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, MTs Ma’arif Sukosari menyelenggarakan kegiatan Diklat Ilmu Tajwid pada Rabu pagi, 22 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa serta guru MTs Ma’arif Sukosari.

Diklat ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat santri dalam mempelajari, memahami, dan mengamalkan bacaan Al-Qur’an secara benar sesuai kaidah tajwid. Materi diklat disampaikan oleh para guru Al-Qur’an yang berpengalaman, dengan penyampaian yang menarik dan interaktif.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendapat pemahaman teori, tetapi juga praktik langsung dalam melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan bacaan yang fasih dan tartil.

Kepala MTs Ma’arif Sukosari dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan memperkuat identitas santri sebagai penjaga nilai-nilai keislaman.

Kegiatan Diklat Ilmu Tajwid ini menjadi bagian dari rangkaian acara Hari Santri Nasional di MTs Ma’arif Sukosari yang mengusung semangat “Jihad Santri, Jayakan Negeri dengan Al-Qur’an.”

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para santri semakin mencintai Al-Qur’an serta mampu membaca dan mengajarkannya dengan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

APEL HSN 2025

Apel HSN 2025

UPACARA PERINGATAN HSN 2025 DI MTs MA’ARIF SUKOSARI BERJALAN KHIDMAT

Sukosari, 22 Oktober 2025 — MTs Ma’arif Sukosari melaksanakan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 pada Rabu, 22 Oktober 2025 di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa-siswi MTs Ma’arif Sukosari.

Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan petugas dari siswa pilihan dan pembina upacara dari guru madrasah. Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pentingnya meneladani semangat perjuangan para santri yang telah berperan besar dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Beliau juga mengingatkan agar para siswa sebagai generasi muda santri terus menjaga semangat belajar, berakhlak mulia, serta mencintai tanah air sebagaimana tema Hari Santri tahun ini: “Jihad Santri, Jayakan Negeri”.

Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh makna. Para siswa tampak mengenakan pakaian khas santri—sarung, baju putih, dan peci hitam—yang menambah nuansa religius dan kebanggaan sebagai santri.

Dalam sambutannya Kepala Madrasah mengatakan:

“Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali jati diri kita sebagai santri yang cinta ilmu, cinta agama, dan cinta tanah air. Santri adalah pejuang ilmu dan penjaga akhlak bangsa.”

Peringatan HSN 2025 ini mengambil tema ‘Jihad Santri, Jayakan Negeri’. Kepala Madarasah mengajak kepada seluruh santri agar terus berjuang di jalan ilmu dan kebaikan. Menurutnya Jihad santri masa kini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan berjuang dengan kecerdasan, kejujuran, dan karya yang bermanfaat bagi umat dan negara.

“Saya berharap seluruh siswa MTs Ma’arif Sukosari mampu meneladani para ulama dan pejuang terdahulu, menjadi santri yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan semangat keislaman dan kebangsaan.” pungkasnya.

GEMA MENARI (Gerakan Madrasah Menabung Air)

GEMA MENARI: Wujud Kepedulian MTs Ma’arif Sukosari terhadap Kelestarian Air

Ponorogo, 25 Oktober 2025| Dalam upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan dan menjaga keberlangsungan sumber daya air, MTs Ma’arif Sukosari menggelar kegiatan GEMA MENARI (Gerakan Madrasah Menabung Air) pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap isu lingkungan, khususnya dalam upaya menjaga ketersediaan air tanah.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Ma’arif Sukosari, Ponorogo, ini melibatkan seluruh warga madrasah mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa. Mereka bekerja sama membuat lubang biopori dan sumur resapan air, yang berfungsi menampung air hujan agar terserap kembali ke dalam tanah.

Kepala madrasah Bapak Suharto, M.Pd menyampaikan bahwa gerakan ini tidak hanya sekadar kegiatan kebersihan atau penghijauan, tetapi juga menjadi sarana edukatif bagi peserta didik untuk memahami pentingnya menabung air demi keberlanjutan kehidupan. Dengan praktik langsung di lapangan, para siswa belajar bagaimana langkah kecil seperti membuat biopori dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.

Melalui Gema Menari, MTs Ma’arif Sukosari berharap dapat menjadi pelopor madrasah hijau yang peduli terhadap kelestarian alam. Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan warga madrasah menjadi bukti bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari lingkungan pendidikan.

DESIMINASI SAINS

Desiminasi Hasil Diklat Sains

Ponorogo, 01 Oktober 2025

Desiminasi Hasil Diklat Sains LP Ma’arif NU Cabang Ponorogo: Wujud Nyata Peningkatan Kompetensi Guru Sains

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik di bidang sains, LP Ma’arif NU Cabang Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Desiminasi Hasil Diklat Sains pada hari Rabu, 01 Oktober 2025, bertempat di lingkungan LP Ma’arif NU Ponorogo.

Kegiatan ini diikuti oleh para guru sains dari berbagai madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU Ponorogo, dengan menghadirkan para narasumber berkompeten, di antaranya: Nika Kurniati, S.Pd, Zahratul Munawaroh, S.Pd, Amalia Nur Muthoharoh, S.Pd, Lutfii Setyani Mahmudah, S.Pd, dan tim pengajar lainnya.

Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan dan pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta. Setelah itu, kegiatan berlanjut ke sesi-sesi materi yang mencakup pengantar konsep PISA, pengenalan soal HOTS, level kognitif Bloom C1–C6, serta penilaian autentik.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan mengembangkan soal-soal sains berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) agar selaras dengan standar penilaian internasional seperti PISA. Melalui pendekatan yang interaktif dan kolaboratif, peserta juga diajak membentuk kelompok kerja untuk menyusun serta mempresentasikan soal hasil karya mereka.

Kegiatan diakhiri dengan post-test, refleksi bersama, dan penyusunan rencana tindak lanjut, sebagai bentuk komitmen peserta untuk menerapkan hasil pelatihan di madrasah masing-masing.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, LP Ma’arif NU Cabang Ponorogo berharap agar guru-guru sains dapat semakin inovatif, profesional, dan adaptif terhadap perubahan paradigma pembelajaran abad 21.

UPACARA HARLAH 96 LP MA’ARIF NU

Sukosari, 19 September 2025 ||

MTs Maarif Sukosari menggelar upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) pada Jumat, 19 September 2025, di halaman sekolah. Tema peringatan tahun ini adalah kesempatan untuk merefleksikan peran penting LP Ma’arif NU dalam mencetak generasi Indonesia yang berkualitas.

Upacara ini diikuti oleh para guru dan siswa-siswi MTs Maarif Sukosari. Mereka melaksanakan prosesi upacara dengan khidmat, memperingati hari lahir LP Ma’arif NU yang telah berkontribusi besar dalam dunia pendidikan di Indonesia sejak tahun 1929.

Dalam beberapa tahun terakhir, LP Ma’arif NU Ponorogo telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai kegiatan, seperti upacara bendera, istighosah, dan tahlil. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pondasi keislaman dan keilmuan siswa-siswi.

Peringatan Harlah LP Ma’arif NU ke-96 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat dan kualitas pendidikan di lingkungan LP Ma’arif NU, khususnya di MTs Maarif Sukosari

Dalam sambutannya Kepala MTs Ma’arif Sukosari mengatakan bahwa sebagai pelajar siswa MTs Ma’arif Sukosari diharapkan merenungi jerih payah perjuangan para pendahulu dan meneladani serta melanjutkan perjuangan mereka dengan cara belajar dengan rajin dan giat serta beromitmen menegakkan akdah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.